Sukses Digelar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro Bersama PSJB Laksanakan Pelatihan Menulis Crikak & Geguritan

Sukses Digelar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro Bersama PSJB Laksanakan Pelatihan Menulis Crikak & Geguritan

Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro

Tim Publikasi Informasi Publik

29 September 2026 1 min baca 0 kali
Sukses Digelar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro Bersama PSJB Laksanakan Pelatihan Menulis Crikak & Geguritan
Sukses Digelar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro Bersama PSJB Laksanakan Pelatihan Menulis Crikak & Geguritan

"Dispusip Bojonegoro bersama PSJB menggelar Pelatihan Menulis Crikak & Geguritan secara gratis bagi pelajar untuk mengembangkan minat berkarya dalam bahasa Jawa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan sastra dan budaya Jawa sekaligus mendorong kreativitas generasi muda."

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro (Dispusip Bojonegoro) bekerja sama dengan Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB) telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Menulis Crikak & Geguritan dengan mengusung tema "Ngripta Rasaning Ukara". Kegiatan ini digelar secara gratis bagi kalangan pelajar di Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan sastra dan bahasa Jawa.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung secara bertahap sepanjang bulan September dengan membagi peserta ke dalam tiga kategori tingkatan sekolah, yaitu:

  1. Kelas 3–5 SD/MI: Dilaksanakan pada 8 & 10 September.
  2. Kelas 7–8 SMP/MTs: Dilaksanakan pada 15 & 17 September.
  3. Kelas 10–11 SMA/MA/SMK: Dilaksanakan pada 22 & 24 September.

Setiap sesi berlangsung pukul 15.30 hingga 17.00 WIB dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang sastra Jawa, yakni Emi Sudarwati, M.Pd. dan Gampang Prawoto, S.Pd.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti materi pelatihan.

Narasumber membimbing peserta secara mendalam, mulai dari teknik menggali ide, mengolah diksi bahasa Jawa, hingga mengekspresikan gagasan ke dalam bentuk cerita pendek Jawa (crikak) maupun puisi Jawa (geguritan).

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan minat serta bakat generasi muda di Bojonegoro dalam berkarya menggunakan bahasa daerah dapat terus tumbuh dan terfasilitasi dengan baik, sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal di era modern.

Topik Terkait: #Bojonegoro